Skip to main content
dr. Nyoman Artha Megayasa

Layanan

Nyeri Myofascial & Nyeri Kronis

Pendekatan neurologi terpadu untuk nyeri myofascial, fibromyalgia, dan sindrom nyeri kronis melalui neuromodulasi dan dry needling.

Pendekatan Neurorestorasi

Bagaimana Kami Mendekati Kondisi Ini

Nyeri kronis — didefinisikan sebagai nyeri yang berlangsung lebih dari tiga bulan — adalah kondisi yang jauh lebih dari sekadar gejala: ini adalah kondisi tersendiri yang melibatkan perubahan mendasar dalam cara sistem saraf memproses sinyal nyeri. Sensitisasi sentral, di mana sistem saraf pusat menjadi hipersensitif terhadap input yang normalnya tidak menyakitkan, adalah mekanisme kunci yang menjelaskan mengapa nyeri kronis sering kali tidak proporsional terhadap kerusakan jaringan yang terlihat.

Nyeri myofascial adalah salah satu sindrom nyeri muskuloskeletal tersering, namun sering kali salah diagnosis atau dianggap sepele. Trigger points — area hiperiritabel dalam otot yang nyeri saat ditekan dan dapat merujuk nyeri ke tempat lain — dapat bertahan selama bertahun-tahun dan menjadi sumber siklus nyeri-spasme-nyeri yang sulit diputus tanpa intervensi yang tepat.

Pendekatan Neurorestorasi pada Nyeri Kronis

Penanganan nyeri kronis yang efektif memerlukan intervensi di berbagai tingkat — dari jaringan perifer tempat nyeri berasal hingga modulasi di tingkat sistem saraf pusat yang mempertahankan kondisi sensitisasi. Pendekatan multimoda ini adalah inti dari program neurorestorasi untuk nyeri.

Dry needling pada trigger points yang teridentifikasi secara klinis bekerja langsung untuk memutus siklus spasme otot dan disfungsi lokal, merangsang proses penyembuhan jaringan dan normalisasi aktivitas motorik. TES dengan target area kortikal yang terlibat dalam pemrosesan dan modulasi nyeri bertujuan mengurangi sensitisasi sentral. Neurofeedback membantu melatih pola aktivitas otak yang berkaitan dengan toleransi nyeri dan regulasi stres yang lebih baik.

Komponen edukasi tentang neurosains nyeri — membantu pasien memahami mengapa otak mereka mempertahankan sinyal nyeri bahkan setelah kerusakan jaringan sembuh — terbukti signifikan dalam mengubah persepsi dan sikap terhadap nyeri, yang pada gilirannya berkontribusi pada pemulihan fungsional.

Modalitas yang Digunakan

Pilihan modalitas disesuaikan dengan profil klinis individual setiap pasien.

Alur Perawatan

Langkah-Langkah Penanganan

  1. Konsultasi & Anamnesis

    Wawancara klinis mendalam untuk memahami riwayat, keluhan utama, dan tujuan pemulihan pasien.

  2. Asesmen Berbasis Data

    Pemeriksaan QEEG dan evaluasi neurologis objektif untuk memetakan kondisi fungsi saraf saat ini.

  3. Rencana Perawatan Individual

    Protokol neurorestorasi yang dirancang khusus berdasarkan hasil asesmen dan profil klinis pasien.

  4. Pemantauan & Penyesuaian

    Evaluasi berkala untuk mengukur kemajuan dan menyesuaikan protokol demi hasil pemulihan yang optimal.

Pertanyaan Umum

Yang Sering Ditanyakan

Apa itu nyeri myofascial?
Nyeri myofascial adalah nyeri yang berasal dari titik-titik peka (trigger points) di dalam jaringan otot dan fasia. Trigger points ini dapat menyebabkan nyeri lokal maupun nyeri alih (referred pain) ke area yang jauh dari sumbernya, seringkali menciptakan pola yang khas untuk setiap otot.
Bagaimana dry needling berbeda dari akupunktur?
Meskipun menggunakan jarum yang sama secara fisik, dry needling didasarkan pada anatomi dan neurofisiologi modern, menarget trigger points yang diidentifikasi secara klinis. Akupunktur didasarkan pada sistem meridian tradisional. Dry needling dalam konteks ini adalah prosedur medis yang dilakukan oleh dokter terlatih.
Apakah nyeri kronis dapat benar-benar disembuhkan?
Nyeri kronis adalah kondisi kompleks yang melibatkan sensitisasi sistem saraf pusat. Pendekatan komprehensif yang mencakup neuromodulasi, manajemen pemicu, dan strategi koping psikologis dapat secara signifikan mengurangi intensitas nyeri dan meningkatkan fungsi, bahkan jika eliminasi nyeri total tidak selalu tercapai.
Kondisi nyeri apa saja yang dapat ditangani?
Program ini relevan untuk sindrom nyeri myofascial, fibromyalgia, nyeri leher dan punggung kronik, nyeri kepala tegang, serta sindrom nyeri regional kompleks (CRPS), di antara kondisi lainnya.

Konsultasikan Kondisi Anda

Hubungi kami untuk penjadwalan konsultasi dan asesmen awal.